Pasuruan Terkini – Menyusuri Kebun Salak Menuju Sumber Telu Eksotisme Tersembunyi di Kaki Semeru menjadi pengalaman wisata yang memadukan keindahan alam dan kehidupan warga. Air Terjun Sumber Telu berada di Dusun Mulyoarjo, Desa dan Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Lokasinya hanya sekitar 300 meter dari area parkir atau setara 10 hingga 15 menit berjalan kaki.
Suara gemericik air mulai terdengar saat langkah menyusuri kebun salak mendekati ujung jalan setapak. Tiga aliran air jatuh dari tebing setinggi sekitar lima meter. Air mengalir di antara bebatuan dan hijaunya vegetasi, menghadirkan suasana sejuk di kawasan kaki Gunung Semeru.
Perjalanan menuju Sumber Telu bukan sekadar jalan menuju air terjun. Ada harmoni sarat makna bersama alam yang dirasakan sepanjang perjalanan.
Kebun Salak Warga Jadi Bagian Pengalaman Wisata
Pohon-pohon salak milik warga tumbuh di sepanjang jalur menuju lokasi. Lanskap perkebunan menjadi bagian dari pengalaman wisata sekaligus memperlihatkan kehidupan masyarakat yang berdampingan dengan potensi alam.
Keberadaan kebun salak memberi warna tersendiri bagi wisatawan. Mereka tidak hanya menikmati tujuan akhir, tetapi juga menyusuri jalur yang dikelilingi tanaman produktif milik warga setempat.
Dalam konteks Menyusuri Kebun Salak Menuju Sumber Telu Eksotisme Tersembunyi di Kaki Semeru, perjalanan kaki singkat itu menjadi daya tarik yang menyatu dengan keseharian masyarakat Pronojiwo.
Cerita Terapi Tradisional yang Melekat di Masyarakat
Di kawasan ini, wisatawan juga dapat menemukan cerita lain yang telah lama hidup di tengah masyarakat. Sebagian warga mengenal Sumber Telu sebagai tempat yang dimanfaatkan untuk terapi tradisional. Mereka datang dan menggunakan aliran air sesuai kepercayaan serta kebiasaan yang berkembang di masyarakat.
Saat mengunjungi lokasi, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan Sumber Telu telah lama dikenal masyarakat sebagai tempat yang dimanfaatkan untuk terapi.
“Sumber Telu ini diyakini masyarakat sebagai air terapi. Jadi banyak sekali orang yang melakukan terapi untuk kesembuhan, terutama ketahanan tubuh dan saraf. Banyak sekali orang berobat di Sumber Telu,” katanya, Minggu (13/9/2026).
Cerita tersebut menjadi bagian dari karakter Sumber Telu. Namun, manfaat kesehatan dari terapi tradisional tersebut tetap perlu ditempatkan sebagai pengalaman dan kepercayaan masyarakat, bukan pengganti pemeriksaan maupun pengobatan medis.
Daya Tarik Alam yang Ramai Dikunjungi
Bagi wisatawan lainnya, daya tarik Sumber Telu justru terletak pada alamnya. Air terjun dengan tiga aliran dan suasana sejuk menjadi magnet bagi pengunjung.
“Indah sekali air terjunnya dan sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat,” ungkap Indah.
Pernyataan itu menegaskan bahwa Sumber Telu memiliki posisi sebagai destinasi wisata alam di Lumajang. Keindahan air terjun, jalur kebun salak, dan suasana kaki Gunung Semeru menjadi satu kesatuan pengalaman.
Menyusuri Kebun Salak Menuju Sumber Telu Eksotisme Tersembunyi di Kaki Semeru juga memperlihatkan bagaimana potensi alam dan aktivitas warga dapat berjalan berdampingan. Wisatawan memperoleh pengalaman alam, sementara kehidupan masyarakat tetap tumbuh di sekitarnya.
Informasi Kunjungan
- Lokasi: Dusun Mulyoarjo, Desa/Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
- Jarak dari area parkir: sekitar 300 meter.
- Waktu tempuh berjalan kaki: 10–15 menit.
- Tinggi tebing air terjun: sekitar lima meter.
- Jumlah aliran air: tiga aliran.
Dengan jarak tempuh yang relatif dekat, Sumber Telu dapat menjadi pilihan wisata alam bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana sejuk di kaki Gunung Semeru. Perjalanan menyusuri kebun salak menuju Sumber Telu Eksotisme Tersembunyi di Kaki Semeru pun menjadi pengalaman yang mempertemukan wisata, alam, dan kehidupan masyarakat setempat.









