Berita  

DKP3 Pasuruan Vaksinasi PMK pada Ternak di Desa Wonosari, Cegah Wabah Menular

DKP3 Pasuruan Vaksinasi PMK pada Ternak di Desa Wonosari, Cegah Wabah Menular
DKP3 Pasuruan Vaksinasi PMK pada Ternak di Desa Wonosari, Cegah Wabah Menular

Pasuruan Terkini – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Pasuruan bergerak cepat melindungi hewan ternak warga melalui program DKP3 Pasuruan Vaksinasi PMK pada Ternak di Desa Wonosari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih menjadi ancaman bagi peternak di wilayah tersebut.

Vaksinasi menyasar sejumlah peternak di Kecamatan Gempol, termasuk Desa Wonosari. Petugas mendatangi langsung kandang-kandang milik warga untuk memastikan hewan ternak mendapatkan perlindungan yang memadai.

Langkah jemput bola ini dipilih agar peternak tidak perlu membawa ternaknya ke lokasi tertentu. Dengan begitu, proses vaksinasi bisa berjalan lebih efisien dan menjangkau lebih banyak hewan.

Petugas Kesehatan Hewan Dilibatkan Langsung

Pelaksanaan vaksinasi melibatkan dokter hewan yang bertugas di wilayah Gempol. Mereka tidak hanya menyuntikkan vaksin, tetapi juga memantau kondisi ternak sebelum dan sesudah proses berlangsung.

Kepala DKP3 Kabupaten Pasuruan, drh. Ainur Alfiyah, menegaskan bahwa vaksinasi merupakan langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan ternak. Upaya ini sekaligus mengantisipasi munculnya kembali penyakit yang dapat merugikan peternak.

“Vaksinasi ini bertujuan mencegah hewan ternak terkena penyakit, khususnya PMK yang saat ini menjadi perhatian para peternak,” kata Ainur.

Ia berharap seluruh ternak di Kabupaten Pasuruan secara bertahap mendapatkan perlindungan kesehatan melalui program vaksinasi. Menurutnya, kesehatan hewan juga berkaitan erat dengan kualitas produk pangan asal ternak yang dikonsumsi masyarakat.

Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Penyuntikan Vaksin

Dokter hewan wilayah Gempol, drh. Arga, menjelaskan bahwa petugas tidak langsung memberikan vaksin kepada hewan. Pemeriksaan kondisi kesehatan dilakukan terlebih dahulu sebelum proses vaksinasi.

“Jadi sebelum divaksin, hewan diperiksa terlebih dahulu kondisinya. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, baru dilakukan penyuntikan vaksin,” jelas Arga.

Ia menyebut kondisi hewan ternak di wilayah Gempol sejauh ini dalam keadaan sehat dan telah mendapatkan vaksinasi. Pemeriksaan awal ini penting agar vaksin bekerja optimal dan tidak menimbulkan risiko bagi hewan yang sedang sakit.

Melalui DKP3 Pasuruan Vaksinasi PMK pada Ternak di Desa Wonosari, pemerintah daerah bersama petugas kesehatan hewan berupaya mempertahankan status kesehatan ternak. Program ini juga meningkatkan perlindungan terhadap potensi penyebaran PMK di Kabupaten Pasuruan.

Manfaat Vaksinasi bagi Peternak dan Masyarakat

Vaksinasi PMK memberikan dampak langsung bagi peternak. Hewan yang terlindungi dari penyakit akan tumbuh sehat sehingga produktivitasnya tetap terjaga.

Selain itu, peternak terhindar dari potensi kerugian ekonomi akibat wabah. Pasalnya, PMK dapat menurunkan kondisi ternak dan berdampak pada pendapatan keluarga peternak.

Bagi masyarakat luas, kesehatan ternak berkaitan dengan keamanan pangan. Daging dan susu yang berasal dari hewan sehat lebih aman untuk dikonsumsi.

Karena itu, program DKP3 Pasuruan Vaksinasi PMK pada Ternak di Desa Wonosari tidak hanya melindungi hewan, tetapi juga menjaga kualitas pangan asal ternak.

Harapan Keberlanjutan Program

DKP3 Kabupaten Pasuruan berharap vaksinasi dapat berjalan berkelanjutan di seluruh wilayah. Perlindungan bertahap dinilai penting agar kekebalan ternak terbentuk secara merata.

Petugas kesehatan hewan juga terus mengimbau peternak menjaga kebersihan kandang dan memantau kondisi hewan. Kolaborasi antara pemerintah dan peternak menjadi kunci keberhasilan pengendalian PMK.

Dengan langkah ini, DKP3 Pasuruan Vaksinasi PMK pada Ternak di Desa Wonosari diharapkan menjadi contoh upaya preventif yang efektif. Kesehatan ternak di Kabupaten Pasuruan pun tetap terjaga sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *