Pasuruan Terkini – Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Disiapkan Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Digital dalam Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) yang berlangsung Sabtu-Minggu, 25-26 Oktober 2026 di Hotel Sukapura Permai, Kecamatan Sukapura. Kegiatan bertema “Bersatu Bergerak Berdampak” ini diikuti oleh seluruh ketua dan sekretaris Karang Taruna kecamatan di Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan kepemimpinan dasar yang telah diselenggarakan pada tahun sebelumnya. PKL dibuka oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Bekti Dinarwati, dengan harapan para pengurus mampu membawa perubahan nyata di masyarakat.
Materi Lengkap untuk Pembentukan Kader Produktif
Selama pelatihan, peserta menerima berbagai materi penting yang dirancang untuk memperkuat kapasitas mereka. Materi transformasi perlindungan sosial diberikan oleh Dinsos Kabupaten Probolinggo, sementara sesi transformasi ekonomi lokal berbasis digital diampu oleh Zainul Arifin. Capacity building dilaksanakan oleh Ridho Outbond, dan materi bela negara di era kecerdasan buatan (AI) disampaiaka oleh Kodim 0820 Probolinggo. Materi bela negara menekankan aspek etika, karakter, kecerdasan teknologi, serta sikap antikekerasan.
Kepemimpinan Bukan Sekadar Jabatan
Ketua Karang Taruna Kabupaten Probolinggo, Sigit Wida Hartono, menegaskan bahwa keberadaan organisasi kepemudaan harus memberikan manfaat langsung yang dirasakan masyarakat. Ia menekankan bahwa jabatan dalam kepengurusan bukan sekadar posisi formal, melainkan tanggung jawab pengabdian.
Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Disiapkan Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Digital
Sigit sendiri telah mendaftar sebagai agen perlindungan sosial dan mengajak seluruh temannya untuk memiliki komitmen yang sama. Ia berharap minimal mereka dapat memberikan manfaat bagi keluarga, tetangga, dan masyarakat di lingkungan terdekat. Selain perlindungan sosial, penguasaan keterampilan ekonomi digital juga menjadi perhatian utama dalam pelatihan ini.
Sigit menilai generasi muda perlu mampu membaca peluang usaha dan mengikuti perubahan teknologi agar dapat meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa era saat ini sudah sepenuhnya digital, sehingga adaptasi dan pemanfaatan peluang melalui teknologi sangat penting agar tidak tertinggal.
Mitra Aktif dalam Penanganan Sosial
Bekti Dinarwati berharap Karang Taruna menjadi mitra aktif dalam penanganan persoalan sosial di masyarakat. Ia menekankan pentingnya inisiatif pemuda ketika warga membutuhkan pertolongan, termasuk saat bencana terjadi, tanpa perlu menunggu perintah terlebih dahulu. Namun, kepedulian sosial harus disertai kemampuan organisasi yang baik agar bantuan dapat diberikan secara terkoordinasi sesuai kebutuhan.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Karang Taruna agar lebih terampil dan kompeten dalam mendukung kesejahteraan sosial. Para peserta diharapkan menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui program nyata di wilayah masing-masing, sehingga organisasi kepemudaan semakin responsif terhadap persoalan sosial sekaligus mampu melihat peluang pengembangan ekonomi masyarakat.













